Seni, gaya, dan musik yang terinspirasi anime telah mendapatkan penerimaan, dan konvensi yang merayakan gaya hidup Jepang, seperti Anime Expo dan Comic-Con, menarik puluhan ribu penggemar setiap tahunnya. Lebih jauh lagi, popularitas anime online telah mendorong ketertarikan untuk memahami bahasa Barat dan memahami seluk-beluk nasional yang tertanam dalam penceritaan anime. Banyak penggemar menerima metode dan tradisi Jepang melalui kecintaan mereka pada anime, mendorong interaksi dan apresiasi lintas budaya.
Terdapat beragam jenis anime, yang memenuhi selera dan preferensi yang berbeda. Beberapa gaya yang paling populer meliputi: Shonen: Ditujukan untuk penonton remaja, anime shonen sering menampilkan petualangan penuh aksi, protagonis pria yang kuat, dan tema ano boy serta tekad. Contohnya termasuk "My Hero Academia" dan "Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba."
Shojo: Ditargetkan untuk penonton remaja perempuan, anime shojo umumnya membahas tema cinta, persahabatan, dan penemuan diri. Serial shojo legendaris termasuk "Sailor Moon" dan "Fruits Basket." Seinen: Ditujukan untuk pembaca pria dewasa, anime seinen membahas tema-tema dewasa, pahlawan yang kompleks, dan penceritaan yang rumit. Anime seperti "Strike on Titan" dan "Berserk" termasuk dalam kategori ini.
Josei: Ditujukan untuk pembaca perempuan dewasa, anime josei mempertimbangkan hubungan yang masuk akal, perkembangan karakter, dan isu-isu sosial. Judul josei populer termasuk "Nana" dan "Heaven Kiss." Isekai: Subgenre di mana orang-orang dipindahkan ke pihak yang sama atau fakta alternatif, anime isekai seringkali mencakup imajinasi, petualangan, dan elemen perjudian. "Blade Art Online" dan "Re:Zero" adalah contoh genre tersebut.